Isi Malang Jazz Festival, Idang Rasjidi Motivasi Musisi Malang – Radar Malang Online

MALANG KOTA – Sebelum tampil di Malang Jazz Festival (MJF) 2018 hari ini (7/10), musisi jazz senior Idang Rasjidi menyempatkan berbagi pengalaman bersama komunitas musik, musisi, dan pemerhati jazz di Malang Raya. Didampingi sutradara sekaligus musisi Djaduk Ferianto, Idang mengajak musisi muda untuk menjaga hati.

”Tugas musisi itu harus mau belajar. Musisi tidak boleh tinggi hati. Jadilah yang sederhana, serta jangan ada sesuatu yang dibawa di dalam hati,” ujar Idang di sela-sela Coaching Clinic di Harris Hotel tadi malam (6/10).

Idang menambahkan, ada persyaratan yang harus ditanamkan bagi musisi. Yakni jangan kenal takut. ”Jangan kenal takut, itu syarat yang harus ditanamkan pemain musik. Artinya apa? Kita tidak harus membuktikan apa-apa di atas panggung, kecuali karyamu,” tandas musisi kelahiran Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, itu.

Dalam coaching clinic tersebut, musisi 60 tahun itu juga mempertunjukkan penampilannya bermain musik di hadapan para komunitas dan pemerhati musik jazz di Malang Raya. Rencananya, Idang akan tampil bersama para musisi di MJF 2018. Di antaranya, Eric Theux asal Prancis dan Kuba Skowronski dari Polandia, Kahitna, Mocca, Via Vallen, Pusakata, Endah Laras, Equinox, Sal Priadi, dan musisi lainnya.

Sementara itu, perwakilan penyelenggara MJF 2018, Frishanty, menyampaikan segala persiapan telah on process dan menunggu finishing. ”Kita telah siap menyambut penonton yang hadir besok (hari ini). Nikmati berbagai suguhan yang kita hadirkan di sini,” ujarnya.

Salah satu yang menjadi perhatiannya adalah penukaran tiket MJF. Bagi penonton disarankan untuk menukarkan tiketnya lebih awal, setidaknya paling telat pukul 16.00. ”Nah, ini banyak yang menanyakan ya. Terkait penukaran tiket kami memang membatasi. Hal itu demi kenyamanan penonton juga,” katanya.

Lebih lanjut, Icha –sapaan akrabnya– mengungkapkan, pelayanan tiket masih dilayani hingga malam ini. Baik datang langsung atau melalui online. Dengan harga tiket festival Rp 150 ribu dan VIP Rp 500 ribu. ”Harga tiket itu hanya untuk sampai batas malam ini ya. Besok, on the spot harga tiket akan naik,” ungkapnya.

Bagi penonton yang ingin bermain musik di salah satu spot juga akan ada Jamming Session dari PT KAI. ”Ini salah satu spot yang pasti bakal seru abis. Mereka yang datang bisa sekalian bawa alat musiknya untuk jamming bareng di spot Jamming Session yang disediakan PT KAI,” paparnya.

Terpisah, CEO Jade Indopratama Rachmad Santoso menyatakan, event MJF tidak hanya memberikan warna tapi juga surprise yang tak biasa. ”Kami akan mengukir MJF sebagai tetenger (tanda) kota dalam konteks Malang Raya,” katanya.

Dia meyakini, event musik terakbar ini menjadi kegiatan warga se-Malang Raya. Malang akan menjadi salah satu barometer bermusik jazz. ”Walaupun masih urban, tapi jiwa jazzy-nya harus keluar. Kita wujudkan Malang juga bisa menjadi barometer bermusik jazz. Sampai ketemu besok di Urban Jazzy Festival,” tandas pria yang juga CEO J-Entertainment tersebut. (fin/c1/dan)