Pusakata, Ajak Penonton Malang Jazz Festival Berbagi Korban Bencana di Palu – Radar Malang Online

MALANG KOTA – Tampil memeriahkan Malang Jazz Festival (MJF) ‘Urban Jazzy’, Pusakata ajak penonton berbagi bersama korban bencana gempa di Palu.

“Di tengah kebahagiaan kita, Saya tetap ingin teman – teman menyisihkan seribu dua ribu untuk teman – teman yang terkena bencana di Palu. Sedikit uang itu akan sangat berarti bagi mereka,” ucapnya di sela – sela menyanyikan lagu.

Ia kagum dengan penonton di Malang. Baginya setiap kali konser menghibur di Malang, apresiasi dari penonton yang membuatnya terharu. “Malang adalah kota yang selalu bikin kangen. Suaranya selalu paling kenceng ketika nyanyi bareng. Saya selalu salut dengan apresiasi kalian,” imbuhnya.

Dalam penampilan ini Pusakata menyanyikan lagu andalannya saat masih bergabung bersama ‘Payung Teduh’ berjudul “Angin Pujaan Hujan”.

“Rinduku berbuah lara……. ” dinyanyikannya bersama penonton.

“Terimakasih atas kepedulian kalian ini, selipkan juga doa untuk mereka korban bencana gempa Palu. Lagu terakhir buat kalian Akad,” katanya sembari memulai menyanyikan lagu tersebut.

Akad menjadi lagu terakhir penampilannya di Malang Jazz Festival. Ratusan Penonton bergemuruh menyanyi bersama.

“Bila nanti saatnya telah tiba
Kuingin kau menjadi istriku
Berjalan bersamamu dalam terik dan hujan
Berlarian kesana-kemari dan tertawa
Namun bila saat berpisah telah tiba
Izinkanku menjaga dirimu
Berdua menikmati pelukan di ujung waktu
Sudilah kau temani diriku”.

Pewarta: Arifina
Penyunting: Kholid Amrullah
Fotografer: Arifina